1.600 Guru Terancam Kehilangan Pekerjaan

Selamat pagi rekan-rekan Guru sekalian Info Berita Pendidikan pagi ini mengabarkan terkait berita 1.600 Guru di Gresik Terancam Kehilangan Pekerjaan, simak berita selengkap nya berikut.

1.600 Guru di Gresik Terancam Kehilangan Pekerjaan
ilustrasi guru


Sebanyak 1.600 orang guru di Gresik terancam kehilangan pekerjaan, yakni para guru yang sampai sekarang masih berstatus tenaga harian lepas (THL).

Sebagaimana ketentuan dari pemerintah pusat bahwa THL di luar honorer kategori II (K2) harus dibuang.

"Ketentuannya demikian, tapi kami tidak serta-merta mengambil keputusan pecat," kata Mahin, Kepala Dinas Pendidikan Gresik, Minggu (15/5/2016).

Ia mengaku masih harus melakukan banyak pertimbangan, termasuk tentang nasib seribu lebih tenaga pengajar itu jika semua diberhentikan dari tugasnya.

"Ini yang perlu dipikirkan, terus mereka mau dikemanakan. Karena itulah kami akan berkonsultasi dengan pemerintah pusat," lanjut Mahin.

Dalam urusan penataan dan pemerataan tenaga pendidik di Gresik, sejatinya dinas pendidikan sudah punya konsep. Salah satunya adalah dengan merger sekolah-sekolah yang ada.

Hanya saja, kebijakan merger masih dipertimbangkan dengan serius. Selain harus membuang ribuan THL, juga mempertimbangkan jarak antarsekolah.

Jangan sampai, kebijakan merger justru memberatkan para wali murid karena dimerger ke sekolah lain yang jaraknya cukup jauh. Apalagi, rencana merger kebanyakan di jenjang Sekolah Dasar (SD).

Menurutnya, sekolah-sekolah yang bisa dimerger adalah lembaga pendidikan dengan jumlah siswa 50 ke bawah.

"Namun sebelum memastikan sekolah mana saja yang bakal dimerger, harus dikaji secara detail terlebih dulu," paparnya.

Pemerataan tenaga pendidik di Gresik, juga mendapat perhatian DPRD setempat. Dalam Pemandangan Umum (PU) fraksi PKB terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Bupati tahun 2016-2021 disebutkan, salah satu problem di dunia pendidikan setempat adalah distribusi guru yang tidak merata.

"Melihat jumlah guru dan jumlah murid seakan-akan rasio keduanya sudah sampai pada standart. Tetapi kepincangan rasio itu akan terjadi kembali, jika tidak didukung dengan distribusi para guru ke tempat yang tepat.

Bisa jadi satu sekolah kelebihan jumlah guru, di sisi lain ada sekolah yang kekurangan guru," jelas juru bicara fraksi-PKB DPRD Gresik, Abdul Qodir.

Terkait kondisi tersebut, pihaknya menilai agar distribusi guru lebih proporsional, sesuai dengan jumlah murid yang ada. (*)

Sumber : .tribunnews

Demikan Info Berita Pendidikan terkait 1.600 Guru di Gresik Terancam Kehilangan Pekerjaan pagi ini semoga bermanfaat dan terima kasih atas kunjungan anda. Jangan lupa like Fans Page kami ya!!!